#RumahEthnicraft: Gerard dan Diana

#RumahEthnicraft: Gerard dan Diana

Dalam episode bulan ini, kami mengunjungi rumah sederhana dari salah satu arsitek terkenal Indonesia, Gerard Tambunan dari Wahana Architect. Berbagai karyanya diakui oleh banyak lembaga, termasuk Institut Arsitek Indonesia. Rumah pribadinya, bernama DeeRoemah, dapat dianggap sebagai salah satu karya terbaiknya. Di pintu masuk, kami disambut oleh gabungan ruang makan dan ruang tamu yang luas. Jendela-jendela besar yang dibangun di sekeliling ruang dengan desain yang tak terbatas memberi kesan khas. Desain dan bahan yang cerdik dibuat dan dipilih sendiri oleh Diana dan Gerard untuk menyorot cahaya yang natural. Di ruang tamu, kita dapat melihat betapa nyamannya ruangan seolah seluruh bagian tampak mengalir menjadi satu. Meja kopi yang digunakan merupakan kombinasi dari bangku Jagal jati dan meja Cube jati. Meja Cube jati juga berfungsi sebagai penyimpanan untuk majalah dan buku. Dikombinasikan dengan sofa ET201 di Stone dan lemari TV Lodge jati, ruang tamu pun menjadi lengkap. Di ruang makan, meja makan Iris kayu jati yang paling pas, dengan empat kursi jati EX 1 dalam warna Turkish Coffee yang berfungsi sebagai pendamping. Di belakang meja makan, kita dapat melihat lemari laci jati. Gerard dan Diana memilih tempat tidur jati Horizon dan lampu tidur Light Frame jati untuk melengkapi kamar tidur mereka. Sebuah tips: kombinasikan tempat tidur dengan lampu tidur yang cocok untuk mendapatkan tampilan yang lebih halus. Desain ringan dan luas dari kedua furnitur ini sangat cocok untuk ruang yang kecil, karena memberikan ilusi yang luas pada ruangan. DeeRoemah adalah contoh yang cocok dari pemilik rumah yang menumpahkan kepribadian ke dalam tata ruang rumahnya. Fungsi, perawatan, dan kecerahan rumah adalah elemen umum yang menyempurnakan sebuah rumah.